Bacaan Surat Al-Ikhlas Arab Latin dan Terjemahan Indonesia

Posted on
Bacaan Surat Al-Ikhlas Arab Latin dan Terjemahan Indonesia– Sahabat pecinta Al Quran kali ini admin akan menyampaikan bacaan Surah Al-Ikhlas yang merupkan surah ke-112 dalam al-Qur’an. Surah Al-ikhlas terdiri dari 4 ayat, diturunkan di Mekah sesudah surah An-Nas. Al-ikhlas artinya kemurnian keesaan Allah. Surah Al-ikhlas tergolong surah Makkiyah karena turun setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah kemadinah. Surah Al-ikhlas merupakan surah ke-112 dari 114 surah yang ada di dalam Al-Qur’an.

Dinamakan surah Al-ikhlas karena surah ini sepenuhnya menegaskan bahwa Allah SWT itu esa, tidak ada bandingannya, dan menolak segala macam kemusyrikan.

Berikut ini Surat Al-Ikhlas yang bisa kita amalkan dalam kehidupan sehari hari

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ

1. Qul huwallahu ahad(un)

Katakanlah: Dia-lah Allah, Yang Maha Esa

اللَّهُ الصَّمَدُ


2. Allahush-shamad(u)
 

Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ


3. Lam yalid walam yuulad
 

Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan

وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ


4.Walam yakul(n) lahu kufuwan ahad(un)

 
Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia

Tafsir Makna dan Kandungan Surah Al-Ikhlas
  1. Dengan memastikan, meyakininya dan mengetahui maknanya. Dan jawablah dengan surah ini orang-orang yang bertanya tentang siapa Allah Subhaanahu wa Ta’aala?
  2. Dia sendiri dengan kesempurnaan, memiliki nama-nama yang indah dan sifat-sifat yang tinggi yang sempurna serta perbuatan-perbuatan yang suci, dimana pada semua itu tidak ada yang menyamainya.
  3. Yakni yang dituju dalam semua kebutuhan. Oleh karena itu, makhluk yang berada di bawah maupun di atas semuanya membutuhkan-Nya, meminta dan berharap kepada-Nya untuk dipenuhi kebutuhan mereka, karena Dia sempurna dalam sifat-sifat-Nya; Dia Maha Mengetahui yang sempurna ilmunya, Dia Mahasantun yang sempurna santunnya, Dia Maha Penyayang yang sempurna sayangnya dimana rahmat-Nya meliputi segala sesuatu, demikian pula sifat-sifat-Nya yang lain.
  4. Di antara kesempurnaan-Nya adalah bahwa Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, karena sempurnanya kecukupan-Nya. Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman:

“Dia Pencipta langit dan bumi. bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai isteri. Dia menciptakan segala sesuatu dan Dia mengetahui segala sesuatu.” (Al Ana’aam: 101)

Demikian uraian mengenai Bacaan Surat Al-Ikhlas, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *